INSTALASI MOODLE PADA UBUNTU 12.04 SERVER

MODUL PRAKTIKUM

INSTALASI MOODLE PADA UBUNTU 12.04 SERVER

TIM PENYUSUN

SISKA DWI HERNANING                        (100533404121)

PRAMESTHI HANDARU              (100533404331)

ONNY INDATRISNA                     (100533400000)

PRICHO HENDRAWAN               (100533402593)

NIKO BAGUS KARUNIAWAN   (100533402581)

ROBY ARDIYANTO                      (100533402564)

 

2012

Modul Praktikum

Instalasi Moodle pada Ubuntu 12.04 Server

  1. A.    Tujuan :
  2. Mahasiswa dapat mengetahui langkah-langkah instalasi moodle pada Ubuntu 12.04 server
  3. Mahasiswa dapat mengetahui software apa saja yang dibutuhkan untuk  instalasi moodle pada Ubuntu 12.04
  1. B.     Alokasi waktu :

4 x 45 menit

  1. C.    Alat dan Bahan
  • PC / Laptop yang telah terinstall sistem operasi Ubuntu 12.04 dan LAMPP.
  • Aplikasi moodle versi 1.9 (moodle-latest-20.tgz)
  • Koneksi internet
  1. D.    Dasar Teori
    1. Moodle

Moodle adalah singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment yakni suatu paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.

Untuk penggunaannya sendiri khususnya di dunia e-learning Indonesia, Moodle lebih dikenal fungsinya sebagai Course Management System atau “Learning Management System” (LMS). Dengan tampilan seperti halaman web pada umumnya, Moodle memiliki fitur untuk menyajikan kursus (course), dimana pengajar bisa mengunggah materi ajar, soal dan tugas. Murid bisa masuk log ke Moodle kemudian memilih kursus yang disediakan atau di-enroll untuknya. Aktivitas murid di dalam Moodle ini akan terpantau progress dan nilainya. Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa Moodle telah dimanfaatkan untuk sekolah menengah, perguruan tinggi dan perusahaan.

Fitur-fitur yang disediakan moodle pun cukup lengkap ,kayata :

  • Assignment submission
  • Forum diskusi
  • Unduh arsip
  • Peringkat/Grade,Rangking
  • Chat
  • Kalender online
  • Berita
  • Kuis online (ini yang coba di coba penulis)
  • Wiki (fitur lebih lengkap bisa anda coba pake mediawiki)
  1. LAMPP

LAMPP adalah istilah yang merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL dan Perl/PHP/Phyton. Merupakan sebuah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap.

Komponen-komponen dari LAMPP:

  1. Linux sebagai sistem operasi
  2. Apache HTTP Server sebagai web server
  3. MySQL sebagai sistem basis data
  4. Perl atau PHP atau Pyton sebagai bahasa pemrograman yang dipakai

Beberapa perangkat lunak yang menggunakan konfigurasi LAMP antara lain MediaWiki dan Bugzilla. LAMP adalah singkatan untuk beberapa, perangkat lunak open source, awalnya diciptakan dari huruf pertama dari Linux (sistem operasi), Apache HTTP Server, MySQL (software database) dan Perl / PHP Python /, komponen utama untuk membangun layak web server tujuan umum.

Kombinasi yang tepat dari perangkat lunak yang disertakan dalam paket LAMP mungkin berbeda, terutama berkenaan dengan perangkat lunak web scripting, seperti PHP dapat diganti atau dilengkapi dengan Perl dan / atau Python.  istilah serupa ada untuk dasarnya suite perangkat lunak yang sama (AMP ) yang berjalan pada sistem operasi lain, seperti Microsoft Windows (WAMP), Mac OS (MAMP), Solaris (Samp), atau OpenBSD (OAMP). Meskipun penulis asli program ini tidak merancang mereka semua untuk bekerja secara khusus satu sama lain, filosofi pengembangan dan set alat dibagi dan dikembangkan bersama dekat. Kombinasi perangkat lunak telah menjadi populer karena bebas biaya, sumber terbuka, dan karena itu mudah beradaptasi, dan karena di mana-mana komponen yang dibundel dengan kebanyakan distribusi Linux saat ini. Ketika digunakan bersama-sama, mereka membentuk setumpuk solusi teknologi yang mendukung server aplikasi.

Menurut para pendukungnya, LAMP stack menawarkan sejumlah besar keuntungan untuk pengembang:

  1. Mudah kode: Novis dapat membangun sesuatu dan mendapatkan itu dan berjalan sangat cepat dengan PHP dan MySQL.
  2. Mudah untuk menyebarkan: Karena PHP adalah modul Apache standar, mudah untuk menggunakan LAMP aplikasi web dengan meng-upload file php ke server Apache dan koneksi ke database MySQL.
  3. Mengembangkan lokal: LAMP dapat diatur sehingga sebuah aplikasi dapat dibangun secara lokal, kemudian disebarkan ke Web.
  4.  Murah dan hosting di mana-mana:. Banyak web host murah menyediakan layanan PHP dan MySQL
  1. Ubuntu 12.04

Ubuntu 12.04 adalah sebuah versi Distro yang dirilis pada Tahun 2012 pada Bulan April, Distro ini merupakan Distro dengan Label LTS (Long Term Support) artinya Distro ini layak / sangat disarankan untuk digunakan, karena dilihat dari kestabilan / kenyamanan dalam penggunaannya.

Berikut adalah beberapa fitur / kelebihan yang dimiliki oleh ubuntu 12.04 LTS :

  • Peningkatan antarmuka untuk Unity (versi 5.10) yang membawa kinerja yang lebih baik dan pengguna sekarang dapat menggunakan Dash untuk mencari video, baik lokal maupun online (YouTube, Vimeo, dll).
  • Peningkatan dukungan multi-monitor.

X.org v 7.6 / Xorg Server v 1.11.4 / GNOME 3.4.1

  • The HUD baru memungkinkan pengguna untuk lebih cepat melakukan tindakan yang diinginkan tanpa mencari di dalam menu. HUD dapat diaktifkan dengan menekan tombol ALT. Rilis ini didasarkan pada kernel 3.2.x yang membawa dukungan perangkat lebih dan perbaikan kinerja.

Adapun aplikasi standar, Ubuntu 12,04 LTS Precise Pangolin dilengkapi dengan LibreOffice 3.5.2, Firefox 11, Thunderbird 11.0.1, Nautilus 3.4.1, Banshee diganti dengan Rhythmbox karena masalah stabilitas, dll.

Para pengembang sistem operasi open source Ubuntu telah mengumumkan rilis terbaru sistem operasi mereka, Ubuntu 12.04 dengan kode rilis Precise Pangolin. Rilis terbaru ini membawa perbaikan dan paket perangkat lunak yang telah diperbarui serta perubahan tampilan antar muka pengguna. Ubuntu 12.04 ini adalah termasuk rilis LTS (Long Term Support) atau dukungan jangka panjang hingga 3 tahun untuk versi desktop dan 5 tahun untuk versi server. Jika Ubuntu rilis reguler, dukungan hanya diberikan Canonical hingga 18 bulan saja.

Rilis Ubuntu 12.04 ini adalah rilis LTS pertama yang akan menerima dukungan jangka panjang hingga 5 tahun, sebelumnya LTS versi desktop hanya mendapat dukungan hingga 3 tahun saja. Ubuntu 12.04 ini menggunakan lingkungan desktop Unity yang telah dipakai oleh Ubuntu sejak versi 11.04 dan pada rilis baru ini mengalami banyak perubahan.

Perubahan yang paling signifikan dari Ubuntu 12.04 Precise Pangolin ini adalah penambahan HUD (Head-Up Display) menu yang memudahkan pengguna untuk mengakses menu, pengguna hanya cukup menekan satu tombol untuk mengaktifkan HUD dan mulai mengetik apa yang akan dilakukan pengguna.

Perangkat Lunak Ubuntu 12.04

Seperti yang dikutip dari ArsTechnica, Ubuntu 12.04 membawa perubahan pada jajaran aplikasi yang telah terinstall secara default di distro populer ini.

Pada software pemutar musik, Ubuntu 12.04 kembali menggunakan Rhytmbox untuk menggantikan Bansee yang telah dipakai Ubuntu sejak rilis versi 11.04.

Ubuntu 12.04 juga memanjakan pengguna kantoran dengan membawa versi terbaru dari software office open source, LibreOffice. Ubuntu juga memperbaiki dukungan terhadap hardware untuk kompatibilitas yang lebih baik.

Varian Rilis Ubuntu 12.04 :

  • Ubuntu tersedia dengan berbagai pilihan lingkungan desktop seperti KDE (Kubuntu) dan LXDE (Lubuntu) namun pengembang mengumumkan bahwa Kubuntu 12.04 adalah rilis terakhir dari Kubuntu yang didukung oleh Canonical.
  • Ubuntu tersedia untuk platform desktop maupun server serta mendukung arsitektur 32 maupun 64bit.


  1. E.     Langkah-Langkah Praktikum

Instalasi moodle pada praktikum ini menggunakan source moodle dengan ekstensi .tgz.

  1. Setelah komputer menyala, masuk ke terminal atau dengan mengetik Ctrl+Alt+t.
  1. Langkah pertama, download terlebih dahulu aplikasi moodle dengan mengetikkan alamat url download moodle :

wget http://download.moodle.org/download.php/direct/stable19/moodle-latest-19.tgz

Gambar 1. Tampilan download moodle pada terminal

    1. Setelah itu tunggu hingga moodle selesai didownload
  1. Tampilan setelah moodle selesai didownload

Gambar 2. Tampilan setelah download moodle pada terminal selesai

Gambar 3. Tampilan setelah download moodle pada terminal selesai

  1. Kemudian ekstrak hasil  download tadi dengan mengetikkan :

tar –zxvf moodle-latest-19.tgz

Gambar 4. Tampilan setelah download moodle pada terminal selesai

  1. Mengganti kepemilikan dari semua instalasi tadi untuk pengguna, dengan cara mengetikkan :

sudo chown -R www-data:www-data moodle/

Sebelumnya masuk ke folder www dengan cara mengetikkan cd lalu cd /var/www.

Gambar 5. Tampilan masuk ke direktori www

  1. Buat direktori baru untuk data moodle dengan mengetikkan :

sudo mkdir /var/moodledata

sudo chown -R www-data:www-data /var/moodledata

Gambar 6. Tampilan membuat direktori baru

Gambar 7. Tampilan membuat direktori baru

  1. Memulai mysql dengan cara mengetikkan  :

mysql –u root -p

Gambar 8. Tampilan memulai mysql

  1. Buat database dbmoodle dengan cara mengetikkan :

create database dbmoodle;

alter database dbmoodle charset=utf8;

Gambar 9. Tampilan membuat direktori baru

Untuk konfigurasi moodle selanjutnya, kita menggunakan komputer sebagai host karena pada Ubuntu server 12.04 tidak menggunakan web browser. Untuk instalasi moodle selanjutnya dengan cara mengetikkan alamat IP pada web browser. Untuk mengecek alamat IP yang digunakan untuk instalasi moodle, ketik ifconfig pada terminal.

  1. Buka web browser, lalu ketik alamat IP untuk membuka memulai instalasi moodle.

Misal alamat IP yang digunakan adalah 10.0.2.15.

  1. Lalu akan tampil halaman instalasi seperti di bawah ini:

Gambar 10. Tampilan awal instalasi moodle

  1. Pilih bahasa yang diinginkan.
  2. Klik next

Gambar 11. Tampilan checking PHP settings

  1. Lalu klik next

Gambar 12. Tampilan setelah klik next

  1. Isi form yang ada pada tampilan selanjutnya, pilih database dbmoodle

Gambar 13. Tampilan form

  1. Tampilan setelah next

Gambar 14. Tampilan server checks

  1. Download bahasa Indonesia untuk moodle

Gambar 15. Tampilan download bahasa

  1. Setelah download sukses, maka klik lanjut

Gambar 16. Tampilan jika download sukses

  1. Lalu klik Yes

Gambar 17. Tampilan setelah konfigurasi selesai

  1. Kemudian klik continue

Gambar 18. Tampilan proses memasukkan data ke database

  1. Lalu akan muncul proses setting up database

Gambar 19. Tampilan proses memasukkan data ke database

  1. Proses upload database

Gambar 20. Tampilan proses upload database

  1. Dalam proses akan muncul tombol continue yang secara otomatis akan berjalan sampai proses selesai.

Gambar 21. Tampilan proses continue

  1. Setelah proses selesai akan muncul form general yang harus diisi. Pastikan kolom yang bertanda bintang diisi semua.

Gambar 22. Tampilan form general

  1. Isi deskripsi tentang moodle yang akan dibuat.
  2. Setelah terisi semua, pilih tombol update profile

Gambar 23. Tampilan form deskripsi tentang moodle

  1. Pada New Setting –Front Page Setting, tulis Full site nama

Contoh hasil pengisian :

Gambar 24. Tampilan hasil pengisian

  1. Klik tombol save change

Gambar 25. Tampilan setelah save changes

  1. Tampilan hasil dari pengisian

Gambar 26. Tampilan hasil dari pengisiam

  1. Untuk melihat tampilan pada user klik Logout.

Berikut ini adalah tampilan setelah logout :

Gambar 27. Tampilan halaman user

 

Mengubah ukuran file yang bisa di-upload pada moodle.

Pada penggunaan moodle sebagai media pembelajaran, biasanya maksimal ukuran file yang di-upload hanya 2 MB. Untuk mengubah ukuran file maksimal yang bisa di-upload di moodle, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Langkah pertama, masuk ke terminal lalu login sebagai root dengan mengetikkan su yang artinya superuser. Lalu masukkan password.

Gambar 28. Tampilan Mengubah Ukuran File

  1. Masuk ke direktori tempat file php.ini untuk mengubah ukuran maksimal file yang bisa di-upload dengan mengetikkan :

cd /etc/php5/apache2# ls

ls

Gambar 29. Tampilan direktori tempat php.ini

  1. Lalu buka dan edit file php.ini dengan mengetikkan perintah dengan nano php.ini

Gambar 30. Tampilan edit file php.ini

  1. Lalu akan muncul isi dari file php.ini. cari dan edit ukurannya, ukuran awal sbb :

post_max_size = 2M

upload_max_filesize = 2M

Gambar 31. Tampilan isi File php.ini

Gambar 32. Tampilan edit ukuran

  1. Ubah ukuran sesuai dengan yang diinginkan, misal :

post_max_size = 1024M

upload_max_filesize = 16M

Gambar 33. Tampilan mengubah ukuran

Gambar 34. Tampilan mengubah ukuran

  1. Tekan ctrl x untuk exit. Lalu tekan Y untuk menyimpan hasil perubahan.

Gambar 35. Tampilan menyimpan hasil perubahan dan exit

  1. Lalu restart  apache dengan mengetikkan :

etc/init.d/apache2 restart

Gambar 36. Tampilan Restart Apache

  1. Hasil restart

Gambar 37. Tampilan Hasil Restart

Dan maksimum ukuran file yang bisa di-upload bisa diatur di menu coursesàcourse default setting à maximum upload size, di moodle.

Gambar 38. Tampilan Course Default Settings


Mengubah template pada moodle

 

  1. Pilih menu Appearance , lalu pilih Themes, pilih Themes selector lalu akan muncul daftar tema yang bisa dipilih.

Gambar 39. Tampilan Menu Themes

  1. Lalu klik choose pada tema yang diinginkan.

Gambar 40. Tampilan Proses Pemilihan Themes

  1. Lalu klik continue untuk kembali ke halaman admin.

Gambar 41. Tampilan Akhir Proses Perubahan Themes


  1. F.     Tugas Praktikum

Akses moodle dari komputer lain dengan ubuntu server yang kita install sebagai server dan tampilkan screenshotnya!

  1. G.    Daftar Rujukan

http://ubuntuserverguide.com/2012/11/how-to-install-moodle-on-ubuntu-server-12-04.html, (diakses 11 November 2012)

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Instalasi_Moodle,

(diakses tanggal 29 November 2012)

http://fxekobudi.net/open-source/instalasi-moodle-2-0-di-localhost-ubuntu/,

(diakses tanggal 29 November 2012)

http://download.moodle.org/download.php/lang16/id_utf8.zip,

(diakses tanggal 29 November 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s